Bandar Bola Piala Dunia 2018 - Chelsea Cari Striker Baru, Giroud Dianggap sebagai Pilihan Sempurna

Bandar Bola Piala Dunia 2018 – Chelsea Cari Striker Baru, Giroud Dianggap sebagai Pilihan Sempurna

Bandar Bola Piala Dunia 2018 – Chelsea sedang sibuk mencari striker baru di bursa transfer Januari ini. Namun ketimbang mengejar Andy Carroll ataupun Peter Crouch, The Blues malah disarankan lebih baik mendekati Olivier Giroud saja.

Manajer Chelsea Antonio Conte menginginkan striker baru yang bisa menjadi pesaing dan mantel bagi Alvaro Morata. Conte nampaknya kurang puas dengan kontribusi Michy Batshuayi selama ini.

Di bursa transfer Januari ini, Chelsea dikaitkan dengan beberapa striker dengan tipe yang sama: bodi besar dan memiliki kelebihan dalam duel udara. Mereka sebelumnya dikabarkan menargetkan Carroll, namun kemudian kabarnya juga melirik Crouch. Laporan terakhir bahkan menyebut klub London Barat itu tertarik ke striker Roma Edin Dzeko.

Mantan gelandang Arsenal Ray Parlor telah memiliki saran untuk Chelsea dalam perburuan striker baru tersebut. Menurut Parlor, Chelsea harus mengejar Giroud, yang saat ini bukan pilihan teratas di lini depan Arsenal.

“Dia akan sempurna. Arsenal ingin melepas satu pemain lain ke tim lawannya berbeda,” kata Parlor mengutip Sky Sports.

“Tapi saya yakin jika Chelsea memberikan tawaran yang layak, dia akan tergoda karena dia tidak harus pindah. Dia masih bisa tinggal di London, sedikit seperti Petr Cech, dia merasa nyaman di London dan ingin tinggal di sana,” dia berkata, seperti di kutip oleh Bandar Bola Piala Dunia 2018.

Mantan pemain Arsenal lainnya, Paul Merson, setuju dengan Parlor. “Mereka pernah melihat Carroll sebelumnya, sekarang mereka membicarakan Crouch, Giroud adalah jawabannya,” kata Merson.

“Jika mereka mencari seseorang yang besar, kuat, bisa masuk ke lapangan dan mengubah permainan, saya tidak melihat orang lain lebih baik. Giroud sangat diremehkan,” katanya.

Giroud musim ini lebih jadi pemain cadangan karena Arsene Wenger Alexandre Lacazette lebih sering memasangnya. Bandar Bola Piala Dunia 2018 melaporkan pemain berusia 31 tahun itu telah mencetak tujuh gol dalam 25 pertandingan di semua kompetisi.

Chelsea Cari Striker Baru, Giroud Dianggap sebagai Pilihan Sempurna

Read more
Liga Prancis Hentikan Pemakaian Teknologi Garis Gawang

Liga Prancis Hentikan Pemakaian Teknologi Garis Gawang

Bandar Judi Piala Dunia 2018 – Prancis menghentikan penggunaan teknologi garis gawang dalam tiga kompetisi domestik mereka. Keputusan ini dibuat setelah teknologinya tidak berjalan seperti seharusnya.

Otoritas Liga Prancis (LFP) untuk sementara memutuskan untuk tidak menggunakan teknologi garis gawang di Ligue 1, Piala Prancis dan Piala Liga Prancis sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Keputusan tersebut dimotivasi oleh malfungsi dalam sistem GoalControl pada dua kesempatan yang berbeda. GoalControl adalah perusahaan yang menyediakan teknologi goal-line di Perancis.

LFP telah benar-benar memperingatkan GoalControl bulan lalu. Mereka mengancam akan mematahkan kontrak jika ada lebih banyak masalah terkait teknologi goal-line.

Ternyata masalah tersebut kembali muncul dalam dua pertandingan Piala Liga Prancis, Kamis (11/1/2018) dinihari WIB. Di laga Amiens vs Paris Saint-Germain, teknologi garis gawang tak membuat jam tangan wasit bergetar dan akhirnya gol diberikan oleh asisten video. Sementara di pertandingan Angers vs Montpellier, teknologi garis gawang menyebabkan wasit wasit bergetar pada saat yang salah.

Dalam sistem yang dibangun oleh GoalControl, seharusnya wasit wasit bergetar saat bola melewati garis gawang.

“Kedua penyimpangan ini tidak dapat diterima, terutama karena terjadi sesaat setelah kami memperingatkan GoalControl,” jelas Direktur Jenderal LFP Didier Quillot di AFP kepada Bandar Judi Piala Dunia 2018.

Kompetisi lain di Eropa yang saat ini menggunakan teknologi garis gawang adalah Premier League, Bundesliga, Eredivisie, dan Serie A. Tapi keempat kompetisi tersebut menggunakan perusahaan yang berbeda, Hawk-Eye.

Liga Prancis Hentikan Pemakaian Teknologi Garis Gawang

Read more
Situs Judi Bola Online - Sesi I : Timnas Indonesia U-19 Ketinggalan dari Malaysia

Situs Judi Bola Online – Sesi I : Timnas Indonesia U-19 Ketinggalan dari Malaysia

Situs Judi Bola Online – Sampai 45 menit, Timnas Indonesia U-19 sesaat ketinggalan 1-2 pertandingan Kwalifikasi Piala Asia U-19 2018 di Paju, Senin (6/11/2017). Walau menguasai, tetapi timnas U-19 sering buang kesempatan yang ada.

Timnas Indonesia U-19 cobalah menghimpit Malaysia mulai sejak menit pertama. Mereka menguasai lapangan tengah serta banyak kuasai bola.

Pada menit ke-6, Malaysia malah miliki kesempatan pertama. Tetapi Muhammad Akhyar tidak berhasil memakainya walau telah tidak ada pengawalan.

Tidak hingga semenit, Malaysia malah memperoleh penalti sesudah Rossy menjatuhkan Nik Akif di kotak terlarang. Muhammad Hadi Fayyadh sebagai algojo dengan tenang menceploskan bola serta buat Malaysia unggul 1-0.

Media Situs Judi Bola Online mencatat bahwa ketinggalan satu gol buat timnas U-19 cobalah menghimpit Malaysia. Pada menit ke-10 Hanis Saghara cobalah lakukan sepakan jarak jauh. Tetapi usahanya masih tetap jauh dari tujuan.

Enam menit lalu, Timnas Indonesia U-19 kembali menyebar ancaman. Tetapi sepakan Firza Andhika masih tetap jauh dari tujuan.

Timnas U-19 Membalas

Ketegangan pernah berlangsung di gawang Malaysia pada menit ke-19. Namun ketatnya pertahanan lawan buat kesempatan itu kembali mentah.

1/2 jam pertandingan jalan, timnas U-19 tetaplah menguasai pertandingan. Tetapi sebagian kekeliruan buat penyerangan timnas U-19 jadi tidak efisien.

Keasyikan menyerang buat pertahanan timnas U-19 lengah. Malaysia dapat cetak gol ke-2 pada menit ke-34 sesudah Akhyar lolos dari jebakan offside serta bertemu satu lawan satu menghadapi Rossy.

Ketinggalan dua gol tidak buat timnas U-19 putus harapan. Akhirnya pada menit ke-42, Saghara cetak gol sesudah sepakan Firza tidak dapat diamankan dengan baik oleh penjaga gawang Malaysia, Muhammad Azri.

Sayangnya gol Saghara jadi yang paling akhir di sesi pertama. Timnas U-19 ketinggalan 1-2 menghadapi Malaysia.

Melansir dari Situs Judi Bola Online dibawah ini susunan Pemain

Timnas Indonesia U-19 : Rossy ; Kadek, Nurhidayat, Firza Andhika, Rifad, Feby, Iqbal, Luthfi, Witan, Hanis, Asnawi

Malaysia : Azri ; Shivan, Anwar, Nabil, Nurfais, Nik Akif, Fayyadh, Akhyar, Thivandaran, Syaiful, Ammar

Read more
Judi Dadu Online - 3 Pelatih Liga Italia yang Telah Didepak

Judi Dadu Online – 3 Pelatih Liga Italia yang Telah Didepak

Judi Dadu Online – AC Milan berhasil akhiri catatan jelek dengan menaklukkan Sassuolo 2-0 dalam kelanjutan Liga Italia Serie A minggu ke-12, Senin awal hari (6/11/2017). Kemenangan itu buat AC Milan merangkak naik ke posisi tujuh klassemen dengan catatan 19 point.

Untuk Vincenzo Montella, kemenangan itu juga buat tempatnya jadi pelatih AC Milan bagi sesaat ini kembali aman. Terlebih dulu, pelatih 43 th. itu disebut-sebut juga akan dipecat bila AC Milan tidak berhasil menaklukkan Sassuolo. Isu itu dilatari oleh lima kekalahan dalam 11 kompetisi di Liga Italia serta 2 x imbang tanpa ada gol menghadapi AEK Athens di Liga Europa.

Media Judi Dadu Online mencatat sesaat Montella aman, hal demikian sebaliknya malah tengah dihadapi oleh pelatih Sassuolo, Cristian Bucchi. Kekalahan ini buat tempat pelatih 40 th. itu bak telur di ujung tanduk. Dibawah asuhannya, Sassuolo saat ini tersungkur di posisi 17 klassemen dengan 8 point dari 12 pertandingan. Mereka telah kalah delapan kali, serta baru menang 2 x dan seri 2 x.

Pergi dari kondisi itu, nasib Bucchi peluang besar juga akan ditetapkan dalam sekian hari ke depan atau menanti hingga hasil kompetisi setelah itu. Bila masih tetap tidak berhasil membawa Sassuolo bangkit, ia akan menyusul beberapa pelatih yang telah dipecat dimuka musim ini.

Melansir dari Judi Dadu Online, hingga minggu ke-12, telah ada tiga pelatih di Liga Italia yang dipecat. Siapapun mereka? Tersebut info sedetailnya.

1. Massimo Rastelli

Massimo Rastelli jadi pelatih pertama yang dipecat di Liga Italia musim ini. Ia dipecat oleh Cagliari pada 16 Oktober kemarin. Pemecatannya diumumkan satu hari sesudah Cagliari kalah 2-3 di kandang sendiri oleh Genoa di minggu ke-8. Walau sebenarnya, Genoa sendiri sebelumnya pertemuan itu belum juga sempat meskipun menang.

Rastelli ditunjuk jadi pelatih Cagliari pada 12 Juni 2015. Ia berhasil mengantarkan Cagliari promosi ke Serie A musim kemarin dengan memenangkan Serie B musim 2015/2016. Musim kemarin, dibawah Rastelli, prestasi Cagliari sesungguhnya cukup lumayan, dimana mereka finish di posisi 11.

Sesudah memberhentikan Rastelli, Cagliari lalu menunjuk Diego Lopez bagi menggantikannya. Pelatih asal Uruguay itu telah tidak asing sekali lagi di Cagliari, karna sempat jadi asisten pelatih serta pelatih club asal Kota Sardinia itu th. di 2012-2013.

2. Marco Baroni

Pelatih ke-2 di Liga Italia yang dipecat yaitu Marco Baroni. Ia dipecat pada 23 Oktober lantas, sesudah Benevento menelan sembilan kekalahan beruntun dari sembilan pertandingan di Serie A. Puncaknya yaitu kekalahan 0-3 dari Fiorentina.

Pemecatan Baroni ini cukup tragis. Sebab ia sudah berjasa membawa Benevento promosi ke Serie A bagi pertama kalinya dalam histori. Bermodalkan posisi ke-5 di klassemen akhir Serie B musim kemarin, Benevento tampak perkasa di sesi play-off, menaklukkan Spezia, Perugia, dan Carpi di final.

Baroni juga sejatinya mempunyai klausul anti-pemecatan dalam kontraknya dengan Benevento. Karenanya, Benevento mesti membayar 800 ribu euro pada Baroni karna memungkiri klausul itu.

Baroni lalu digantikan oleh Roberto De Zerbi. Pelatih berumur 38 th. itu paling akhir kali melatih Palermo di th. 2016 sepanjang tiga bln.. Dalam tiga kompetisi dibawah bimbingan De Zerbi, Benevento masih pula belum juga mencapai satu point juga. Paling akhir mereka cukup menyusahkan Juventus, tetapi pada akhirnya tetaplah kalah 1-2.

3. Ivan Juric

Pelatih paling akhir di Liga Italia yang dipecat yaitu Ivan Juric. Genoa resmi memecat Juric tempo hari, Minggu (5/11/2017), selesai kalah 0-2 dari club sekota, Sampdoria. Pasalnya, dari 12 kompetisi yang telah dimainkan, Genoa cuma mencapai enam point, dari hasil sekali menang serta 3x seri, serta tersungkur di posisi 18.

Read more
Agen Judi Online Terpercaya - Indonesia Kirim 12 Tim ke Turnamen di Singapura

Agen Judi Online Terpercaya – Indonesia Kirim 12 Tim ke Turnamen di Singapura

Agen Judi Online Terpercaya – Indonesia kirim 12 tim bagi ikuti arena Singa Cup 2017 di Cage Sport, Singapura, 6-11 November 2017. Arena itu adalah moment tahunan yang mengadakan turnamen sepak bola bagi beragam grup umur (KU).

Satu diantara wakil Merah Putih, Jogja Istimewa Football (JIF) ketertarikan ikuti arena itu. Pelatih JIF, Betega mengatakan arena itu akan jadi peluang bernilai untuk beberapa pemain bagi mengasah mental.

”Turnamen ini juga akan jadi pengalaman bernilai bagi beberapa pemain. Mereka juga akan hadapi turnamen pertama kalinya diluar negeri, ” kata Betega diambil dari Agen Judi Online Terpercaya.

Berdasar pada drawing, JIF juga akan ada di Group C dengan Akademi Junior Football Singapura, Llonggo Young Booster Filipina, serta Footskills Academy Melbourne Australia.

Perjuangan anak-anak JIF sendiri juga akan diawali pada 8 November hadapi Llonggo Young Booster Filipina, lalu Footskills Academy Melbourne satu hari lalu dan ditutup menghadapi tuan-rumah Akademi Junior Football Singapura pada 10 November.

Terkecuali JIF, sebagian tim beda yaitu Akademi Sepak bola Asahan Sumut serta SSB Maro Sebo Kalimantan. Mengenai kelompok umur yang lain seperti KU-8, 10, 12, 14, 16 serta 18 di mana spesial yang paling akhir ini ada juga grup sepak bola putri. Dursai perpertandingan sendiri 2×25 menit dengan perubahan lima pemain.

”Nantinya, ada tiga group di mana semasing juara maju ke semi final lalu runner-up paling baik juga maju ke sesi itu, ” tutur pelatih berlisensi C AFC itu melansir dari Agen Judi Online Terpercaya.

Berkuatan 15 pemain, JIF tidak membanderol tujuan tinggi di arena bagi ketujuhkalinya itu. Paling tidak menaikkan pengalaman serta jam terbang pemain di level internasional jadi bidikannya. Terlebih sesuai sama program tim di mana tiap-tiap th. mesti ada satu even internasional yang dibarengi sangkanya keikutsertaan JIF di Singa Cup edisi kesempatan ini cukup beralasan.

”Dalam program kepelatihan kami ada pada satu tahun turut arena internasional serta nasional. Bagi moment internasional baru satu yaitu Singa Cup. Th. depan 8-14 Agustus turut Gothia Cup di Shenyang, China, ” tegasnya.

Read more